POJOKSATU.id, JAKARTA – Sepanjang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), penarikan dana dari perbankan diprediksi melonjak.
BNI pun menyiapkan kas rata-rata Rp 16,9 triliun per minggu guna memenuhi kebutuhan pelayanan nasabah selama Nataru.
Deputy General Manager Divisi Operasional BNI Feri Fariansis menuturkan, dibandingkan dengan realisasi tahun 2018, angka tersebut naik 5 persen.
Kebutuhan tersebut diperkirakan akan mencapai puncak di Minggu Ke-2 atau antara tanggal 26 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020 yang mencapai Rp 17,6 triliun.
“Dengan ketersediaan uang tunai tersebut kami optimis kebutuhan masyarakat atas uang tunai selama masa libur Panjang nanti akan terpenuhi,” katanya.
Deputy General Manager Divisi Pengelolaan Jaringan BNI Giri Dwi Susanto mengatakan, libur panjang yang tiba seiring dengan perayaan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 memang menjadi momentum yang sangat dinanti, terutama karena bersamaan dengan libur sekolah.
Untuk melengkapi kebahagiaan disaat berlibur, BNI tetap hadir memberikan pelayanan yang maksimal dengan mengoperasikan 72 outlet di berbagai kota utama di Indonesia pada masa Cuti Bersama tanggal 24 Desember 2019, dan 23 outlet pada saat Natal tanggal 25 Desember 2019, dan 01 Januari 2020.
Giri menambahkan bahwa BNI juga tetap mengaktifkan outlet-outlet layanan akhir pekan (weekend banking) di 69 outlet di Indonesia pada 21 Desember 2019 dan 28 Desember 2019, serta masing-masing 19 outlet pada tanggal 22 Desember 2019 dan 29 Desember 2019.
“Dengan demikian, praktis, BNI tetap memberikan pelayanan dari Libur Natal 2019 sampai dengan Tahun Baru 2020,” ujar Giri.
(jpc/pojoksatu)


Thursday January 01, 1970