POJOKSATU.id, JAKARTA – Jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai menyiapkan pengamanan lalu lintas.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono memprediksi, puncak mudik nataru akan terjadi pada 21-22 Desember 2019.
Dikatakan, kepadatan diperkirakan akan terjadi di ruas tol Jakarta-Cikampek (Japek) hingga wilayah Jawa.
“Operasi (pengamanan) memang dimulai tanggal 23, tapi polisi dan jajaran bersiap semua tanggal 21-22,” katanya.
Pada musim libur nataru kali ini, tol Japek Elevated II dari KM 10-48 sudah bisa dioperasikan. Namun, Korlantas menghimbau agar pengendara membatasi kecepatannya. Sebab, kontruksi jalan belum sempurna.
“Jalannya juga masih belum sempurna, masih bergelombang. Rekomendasi kecepatan (maksimal) yang kita sampaikan di sini adalah 80 km/jam,” tambahnya.
Bukan hanya itu, pihaknya pun mengingatkan, tol Japek Elevated II hanya diperuntukan bagi yang bertujuan ke Jawa maupun Bandung dan sekitarnya.
Pasalnya, dari KM 10-48 tidak ada pintu keluar. Oleh karena itu, kendaraan yang hendak keluar direntang KM 10-48, supaya tetap menggunakan lajur tol bawah.
Lebih lanjut, dirinya menuturkan Korlantas juga sudah mulai memetakan titik-titik kemacetan yang kerap terjadi di ruas tol Japek.
Seperti rest area KM 48 yang langganan menjadi bottle neck. Polisi telah menyiapkam pos pengaturan untuk melakukan rekayasa lalu lintas, guna mengurai kemacetan.
“Kemungkinan akan kita contraflow bila terjadi kepadatan perlu kita lakukan. itu langkah-langkah salah satu cara kita bertindak itu sudah kita siapkan,” jelasnya.
Contraflow bahkan berkemungkinan dilakukan dari Gerbang Tol (GT) Cikunir. Sedangkan terkait kemungkinan menggratiskan pembayaran di pintu tol, Istiono memperkirakan tidak akan terjadi. Namun, kebijakan tersebut bisa berubah apabila situasi di lapangan membutuhkannya.
(jpc/pojoksatu)


Thursday January 01, 1970