POJOKSATU.id, JAKARTA – Momen libur Natal dan tahun baru (Nataru). pemerintah memastikan pasokan mencukupi untuk memenuhi permintaan yang tinggi.
Berdasar pantauan di Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional kemarin (21/12), berbagai indikator komoditas di semua provinsi didominasi parameter biru dan hijau.
Artinya, harga cenderung tetap dan beberapa justru menurun. Hanya dua indikator merah alias mengalami kenaikan harga.
Yakni, komoditas cabai merah keriting dan minyak goreng kemasan bermerek. Kenaikannya hanya Rp 50 per kilogram.
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Suhanto mengungkapkan, stok komoditas pangan menjelang akhir tahun ini aman. “Secara umum, logistik bahan pangan dalam kondisi baik untuk diserap masyarakat,” katanya.
Pemerintah sendiri sudah membahas rapat pangan yang terfokus pada bahan-bahan pokok. Di antaranya, beras, ayam, gula, daging, dan garam.
“Bahan pangan tersebut kami lihat aman untuk Natal dan tahun baru serta sampai awal tahun depan,” tambahnya.
Kemendag menggelar operasi pasar sebagai salah satu kegiatan rutin untuk mengantisipasi lonjakan harga. Pihaknya juga menurunkan tim yang berisi anggota gabungan dari pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan satgas pangan.
“Tim akan turun selama lima hari menjelang Hari Raya Natal. Tujuannya, dapat melakukan tindakan secara cepat apabila di lapangan ditemukan gejala bahan pangan mulai berkurang dan harganya mulai naik,” jelasnya.
(jpc/pojoksatu)


Thursday January 01, 1970