POJOKSATU.id, SURABAYA – Jelang Hari Raya Idul Adha, permintaan sapi rata-rata meningkat 20 persen.
Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur Muthowif mengatakan, permintaan sapi untuk dibawa ke luar provinsi melonjak hingga sekitar 30 persen.
Adapun permintaan di luar Jatim datang dari wilayah Kalimantan dan DKI Jakarta.
Meningkatnya permintaan tersebut otomatis mengerek harga sapi. Untuk kebutuhan hari raya, harga sapi per ekor Rp 17 juta sampai Rp 18 juta.
“Harga tersebut naik Rp 2 juta–Rp 2,5 juta per ekor,” sebut Muthowif.
Ditambahkan, harga bisa menjadi lebih mahal jika pasokan sapi kurang. “Karena ini sesuatu yang rutin, seharusnya (pasokan) bisa diatur pemerintah,” katanya.
Jika pemerintah memberlakukan regulasi yang jelas, dia yakin harga tidak akan fluktuatif. Selain itu, pasokan akan lebih aman.
Guna memenuhi kebutuhan masyarakat atas hewan kurban, pedagang pun kini menyediakan sapi madura.
Dibandingkan sapi jawa, sapi madura lebih kecil. Rata-rata, berat sapi madura hanya 300–350 kilogram per ekor.
Beda jauh dengan sapi jawa yang beratnya bisa mencapai 400–500 kilogram per ekor. Bahkan, ada yang bobotnya sampai satu ton per ekor.
(jpnn/pojoksatu)


Thursday January 01, 1970