POJOKSATU.id, JAKARTA – Harga pakan mengalami kenaikan seiring dengan tingginya harga jagung.
Saat ini harga jagung telah menembus Rp 5.300 per kilogram akibat minimnya stok di pasar.
Kondisi tersebut dikeluhkan para peternak. Diantaranya diungkapkan Presiden Peternak Layer (ayam petelur) Nasional, Ki Musbar Mesdi.
Pihaknya pun meminta bantuan DPR untuk mengevaluasi kinerja pemerintah soal jagung.
“Keberadaan stok jagung berapa, dibandingkan kebutuhan kita berapa, serta produksi kita per bulan berapa. Cadangan kan tidak ada, Bulog kan tidak ngumpulin jagung,” ungkap Ki Musbar Mesdi, dilansir JawaPos.com.
Ki Musbar Mesdi menuturkan, harga jagung yang mencapai harga Rp 5.300 per kg menjadi indikasi minimnya ketersediaan. Sementara, kebutuhan jagung untuk bahan pakan ternak sangatlah tinggi, mencapai 780 ribu ton per bulan.
Dikatakan, ia mengaku khawatir dalam kurun waktu bulan Desember hingga Maret mendatang, akan terjadi kekurangan stok jagung.
“Ini mempertaruhkan nasib 1,8 juta pelaku peternak unggas. Nasibnya mau dikemanakan?” tegasnya.
Lebih lanjut, pihaknya pun mempertanyakan tidak adanya antisipasi yang dilakukan oleh Kementan, terkait siklus tingginya harga jagung pada periode Juli-September, yang disebabkan karena minimnya suplai.
Sementara itu, Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) Sudirman di kesempatan berbeda, mengatakan senada.
Sudirman menduga pemerintah akan melakukan impor bahan baku pakan ternak, sebagai solusi. Namun, ia tetap berharap komoditi yang diimpor adalah jagung, bukan gandum.
Sudirman juga khawatir akhir tahun ini, hingga awal tahun depan, mahalnya harga jagung akan terus memburuk, alias harga makin tinggi.
Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi menuturkan, masalah terjadi pada distribusi jagung.
Pasalnya, sentra produksi jagung berjauhan dengan tempat produksi pakan ternak sehingga mempengaruhi harga jagung.
“Kita berharap ke depan, industri pakan itu bisa enggak mendekat kepada sentra produksi jagung. Sehingga itu akan memudahkan distribusinya nanti,” tutur Agung.
Agung menukas, urusan distribusi pangan termasuk jagung bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementan, melainkan kementerian lain. Seperti Kementerian Perdagangan, PUPR, hingga Kementerian Perhubungan.
(ask/JPC/pojoksatu)

2 mẹ con sản phụ được cứu sống theo cách… không bình thường
Wednesday November 08, 2017

(Tin thế giới: )“Đêm qua chúng tôi đã sinh ra một em bé theo cách không bình thường!” Đầu giờ sáng ngày 7-11, bác sĩ Vương Trung Kiên – Giám đốc Bệnh viện Đa khoa huyện Thạch Thất (Hà Nội) đã mỉm cười hạnh phúc nói với tôi như thế. Tài xế thành “bà đỡ”, […]

Việt Nam lần đầu có tỉ phú sở hữu tài sản vượt ông Trump
Wednesday November 08, 2017

(Tin thế giới: )Ông từng được gọi là “Donald Trump của Việt Nam” vì khởi nghiệp từ bất động sản và kinh doanh địa ốc. Tỉ phú soán ngôi Bill Gates đổ 300 tỉ mua trọn nhà hàng xóm Mật độ tỉ phú, triệu phú dày đến mức không tưởng ở Qatar Tỉ phú tai […]

The post Việt Nam lần đầu có tỉ phú sở hữu tài sản vượt ông Trump appeared first on Tin Tuc 123.

The post 2 mẹ con sản phụ được cứu sống theo cách… không bình thường appeared first on Tin Tuc 123.